Senin, Februari 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

UPT PPA DP3AP2KB Kab. Probolinggo Resmi Beroperasi, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

UPT PPA DP3AP2KB Kab. Probolinggo Resmi Beroperasi, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Probolinggo, Satpres.com Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo mulai mengoperasionalkan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), Senin (19/1/2026). Gedung yang berlokasi di eks Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo tersebut dinyatakan siap digunakan untuk pelayanan penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dimulainya operasional UPT PPA ditandai dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono dan diikuti pejabat struktural, fungsional serta seluruh jajaran UPT PPA. Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono menyampaikan dari sisi sarana dan prasarana, gedung UPT PPA telah memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kepada masyarakat.

Hari ini operasional gedung UPT PPA sudah kami nyatakan bisa ditempati. Sarana dan prasarana kami anggap cukup untuk kebutuhan mendesak, sehingga layanan sudah bisa berjalan. Menurut A’at, UPT PPA memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan kekerasan melalui edukasi keluarga, pendampingan psikososial serta penanganan kasus ketika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak, ujarnya.

Fasilitasnya boleh dikatakan lengkap. UPT PPA ini untuk mengatasi sekaligus mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan serta melakukan penanganan jika terjadi kasus. A’at menegaskan, kehadiran UPT PPA diharapkan mampu mempercepat koordinasi lintas sektor, mulai dari aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, psikolog, pekerja sosial hingga unsur masyarakat dalam memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada korban, jelasnya.

Gedungnya sudah ada, tempatnya sudah siap. Ini menjadi komitmen bersama dalam memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi perempuan dan anak di Kabupaten Probolinggo. Ia menekankan kepada seluruh jajaran UPT PPA bahwa tugas perlindungan perempuan dan anak merupakan amanah kemanusiaan dan tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan empati, profesionalitas, serta keberpihakan penuh kepada korban, tambahnya.

Layani setiap laporan dengan hati, dengarkan setiap cerita korban dengan empati dan pastikan tidak ada satu pun korban yang merasa sendirian atau diabaikan. Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama.A’at berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, ramah dan inklusif bagi perempuan dan anak, tegasnya.

UPT PPA diharapkan menjadi ruang aman untuk mengadu, pusat layanan terpadu yang menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan serta garda terdepan dalam penanganan kekerasan. Ke depan, operasional UPT PPA ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah dan bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Probolinggo. Dengan beroperasinya UPT PPA, diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi perempuan dan anak di Kabupaten Probolinggo, pungkasnya.(yon).

Popular Articles