Probolinggo, Satpres,com Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggencarkan penyaluran zakat fitrah dengan menggandeng komunitas lokal. Ratusan warga mulai menerima bantuan beras hingga paket sembako bernilai ratusan ribu rupiah. Program ini menjadi langkah strategis Baznas untuk memastikan zakat tidak menumpuk di satu titik, melainkan tersebar merata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Kamis (19/3/2026).
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Probolinggo, Ahmad Muzammil, mengatakan distribusi dilakukan melalui berbagai mitra, mulai dari komunitas hingga Kantor Urusan Agama (KUA). Penyaluran kami perluas agar lebih banyak mustahik yang menerima manfaat, ujarnya. Dalam penyaluran ini, setiap penerima mendapatkan beras 3 kilogram serta paket sembako senilai sekitar Rp125 ribu.
Paket tersebut merupakan kombinasi zakat fitrah dan zakat mal untuk melengkapi kebutuhan pokok masyarakat. Salah satu komunitas yang dilibatkan adalah Pemuda Besuk Berbagi (PBB) yang menyalurkan bantuan kepada ratusan warga di Kecamatan Besuk. Komunitas pemuda ini, menyalurkan zakat fitrah di selasar samping toko Ami, Desa Alassumur Lor, Kecamatan Besuk.
Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu masyarakat, apalagi menjelang lebaran, kata S. Adi Wardhana, koordinator relawan. Bagi warga penerima, bantuan tersebut menjadi angin segar. Sumiati, warga setempat, mengaku bantuan itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hari raya. Bisa untuk lebaran nanti, sangat membantu, ujar warga Dusun Krajan, Desa Alassumur Lor itu.
Tak hanya mengandalkan komunitas, Baznas juga menyalurkan zakat melalui KUA di tiap kecamatan. Sebanyak 75 paket telah didistribusikan sebagai tahap awal penguatan pendataan muzakki. Hingga kini, lebih dari 6.000 muzakki tercatat telah menyalurkan zakat melalui Baznas yang dihimpun lewat 58 Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Baznas juga membidik target ambisius pada 2026, yakni penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga Rp35 miliar melalui skema pendataan yang diperluas. Muzammil menegaskan, pemerataan menjadi kunci agar tidak ada warga yang terlewat. Kami ingin semua yang berhak menerima, baik yang meminta maupun yang tidak, tetap terjangkau, tegasnya.
Dengan kolaborasi ini, penyaluran zakat di Probolinggo diharapkan semakin merata dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat menjelang hari raya.
