Minggu, Maret 22, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

BPPKAD Probolinggo Gelar Evaluasi KKPD dan Langkah Akhir Tahun Anggaran 2025

BPPKAD Probolinggo Gelar Evaluasi KKPD dan Langkah Akhir Tahun Anggaran 2025

Probolinggo, Satpres.com
Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menggelar evaluasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan sosialisasi langkah-langkah akhir tahun anggaran 2025 bagi pejabat pengelola keuangan daerah di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Joelijanto serta Pemimpin Bank Jatim Kraksaan Siska Dian Permatasari.

Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani menyampaikan kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan daerah akhir tahun 2025 bertujuan memperkuat pemahaman para pejabat pengelola keuangan SKPD terhadap sejumlah ketentuan teknis yang wajib dipatuhi.

Kristiana juga memaparkan gambaran umum realisasi APBD 2025 hingga 21 November 2025. Pendapatan daerah telah mencapai Rp2,159 triliun atau 88,49 persen dan realisasi belanja menyentuh Rp2,108 triliun atau 80,66 persen.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris menegaskan kinerja pengelolaan anggaran Kabupaten Probolinggo menunjukkan hasil yang sangat positif sepanjang tahun 2025.

Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menggelar evaluasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan sosialisasi langkah-langkah akhir tahun anggaran 2025 bagi pejabat pengelola keuangan daerah di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Joelijanto serta Pemimpin Bank Jatim Kraksaan Siska Dian Permatasari.

Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani menyampaikan kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan daerah akhir tahun 2025 bertujuan memperkuat pemahaman para pejabat pengelola keuangan SKPD terhadap sejumlah ketentuan teknis yang wajib dipatuhi.

Kristiana juga memaparkan gambaran umum realisasi APBD 2025 hingga 21 November 2025. Pendapatan daerah telah mencapai Rp2,159 triliun atau 88,49 persen dan realisasi belanja menyentuh Rp2,108 triliun atau 80,66 persen.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris menegaskan kinerja pengelolaan anggaran Kabupaten Probolinggo menunjukkan hasil yang sangat positif sepanjang tahun 2025. “Kinerja teman-teman BPPKD bersama semua OPD sangat luar biasa, terutama capaian kita yang berhasil berada di peringkat keenam nasional dalam serapan anggaran. Ini sebuah prestasi yang patut dibanggakan,” katanya.

Gus Haris juga menyoroti progres positif dalam penurunan angka kemiskinan dan perbaikan manajemen data daerah. Proses validasi data akan lebih ketat dengan melibatkan kecamatan dan perangkat daerah.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Ra Fahmi AHZ mengungkapkan berbagai capaian dan penghargaan yang diraih Pemkab Probolinggo harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Ra Fahmi menekankan agar setiap rupiah yang dikeluarkan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. “Saya mengapresiasi kerja-kerja semua pihak yang telah berupaya memberikan pelayanan dan melakukan perbaikan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak warga memperoleh manfaat dari pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.pungkasnya.(yon).

Popular Articles