Senin, Februari 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Commuter Line Surabaya-Probolinggo Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran

Commuter Line Surabaya-Probolinggo Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran

Jakarta, Satpres.com
Wali Kota Probolinggo Aminuddin melakukan audiensi dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Audiensi ini membahas rencana perpanjangan pelayanan kereta api Commuter Line Supas (Surabaya-Pasuruan) sampai ke Stasiun Probolinggo.

Aminuddin menyampaikan, usulan ini bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Probolinggo. Usulan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan komuter antarwilayah dari Kota Probolinggo menuju Surabaya, katanya.

Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono memberikan dukungan dan menyatakan bahwa realisasi dapat dilakukan sebelum Lebaran 2026. Kami akan melihat kesiapan kereta commuter Indonesia dalam persiapan sarananya. Di sisi lain, kami memastikan commuter line yang sudah ada, standar pelayanan tetap terjaga, ujarnya.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Arif Anwar menjelaskan bahwa perpanjangan relasi Supas dari Pasuruan ke Stasiun Probolinggo berjarak 38,6 KM. Permohonan perpanjangan rute ini didasarkan pada tingginya okupansi penumpang ke Stasiun Probolinggo, yaitu 15.722 penumpang turun naik dari Januari hingga November 2025.

Beberapa kereta yang melayani Stasiun Probolinggo adalah Pendalungan, Blambangan Ekspres, Logawa, Ranggajati, Wijaya Kusuma, Sri Tanjung, Probowangi, Mutiara Timur, dan Tawangalun. Permintaan cukup bagus. Di Probolinggo volume turun naik dari kereta-kereta yang melayani, jumlahnya cukup besar, kata Arif.

Kemenhub memutuskan commuter line akan dilaksanakan 2 kali dengan pola operasional keberangkatan dari Surabaya lebih awal, pukul 01.50 dan tiba di Stasiun Probolinggo pukul 03.45. Kemudian berangkat dari Stasiun Probolinggo pukul 04.10, tiba di Surabaya pukul 06.42. Keberangkatan malam dari Surabaya pukul 21.22, tiba di Stasiun Probolinggo pukul 23.36.

Dengan realisasi ini, diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan dan meningkatkan konektivitas wilayah. Mudah-mudahan bisa diwujudkan sebelum lebaran, agar mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan, kata Aminuddin.

Pemkot Probolinggo akan menyempurnakan kajian awal untuk menjadi persyaratan lebih lanjut realisasi usulan tersebut. Dirjen Allan Tandiono menambahkan, Ada target, kita realisasikan sebelum lebaran. Mohon bantuan Pak Wali dan tim, setelah rapat bisa koordinasi dengan KCI dan PT KAI untuk persiapan infrastrukturnya, tuturnya.(yon).

Popular Articles