Sabtu, Februari 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dinkes Kabupaten Probolinggo Tekankan Nol Kematian Ibu dan Bayi di Puskesmas Paiton

Probolinggo, Satpres.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan kepada Puskesmas Paiton, Kamis (26/2/2026) dalam rangka penguatan implementasi program prioritas nasional kesehatan 2020–2024 yang berlanjut pada periode 2025–2029. Program tersebut berfokus pada lima pilar utama, yakni penurunan angka kematian ibu (AKI) dan bayi, penanggulangan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, penanggulangan TBC serta pengendalian penyakit tidak menular seperti jantung, stroke dan diabetes.

Pembinaan dipimpin langsung Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Wahyu Utami, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Sri Rusminah serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Nina Kartika. Kehadiran tim dari Dinkes Kabupaten Probolinggo ini disambut oleh Kepala Puskesmas Paiton Duwi Purwadji bersama segenap jajaran serta para bidan dan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Paiton.

Dalam arahannya, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo menegaskan harapannya agar tidak ada kematian ibu maupun bayi di wilayah kerja Puskesmas Paiton. Oleh karena itu pentingnya peningkatan layanan kesehatan prioritas dan sinergitas seluruh jajaran di wilayah kerja Puskesmas Paiton. Kami berharap tidak ada kematian ibu dan bayi di wilayah kerja Puskesmas Paiton. Layanan kesehatan prioritas harus terus ditingkatkan dan seluruh tenaga kesehatan harus bersinergi, ujarnya.

Hariawan secara khusus menekankan kepada para bidan desa agar menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai Permenkes Nomor 28 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019. Tugas tersebut mencakup pelayanan kesehatan ibu (antenatal/ANC, persalinan/INC, nifas/PNC), pelayanan bayi dan balita termasuk imunisasi, pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi.

Kepala Puskesmas Paiton Duwi Purwadji menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan Dinkes Kabupaten Probolinggo. Alhamdulillah kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Kepala Dinkes bersama jajaran kabid yang berkenan meluangkan waktu hadir di Puskesmas Paiton. Banyak masukan dan arahan yang Insya Allah menjadi penyemangat kami untuk berbenah dan evaluasi demi kemajuan Puskesmas Paiton, ungkapnya.

Duwi memaparkan, saat ini jumlah ibu hamil (bumil) di wilayah kerja Puskesmas Paiton mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, 208 termasuk kategori risiko tinggi, 50 bumil mengalami kekurangan energi kronis (KEK), 60 bumil mengalami anemia dan 33 bumil telah mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, terangnya.

Duwi juga berharap adanya penambahan tenaga bidan, mengingat satu bidan akan pensiun pada tahun ini dan dua bidan lainnya dijadwalkan pensiun pada 2027. Untuk itu kami berharap ada kebijakan penambahan tenaga bidan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, pungkasnya, (yon).

Popular Articles