Probolinggo, Satpres.com
Aksi damai yang akan dilakukan oleh Laskar Jogo Probolinggo menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Salah satu kritik keras datang dari Ketua LSM AMPP Probolinggo, Lutfi Hamid, yang juga tergabung dalam Aliansi L3GAM Probolinggo, Senin (6/4/2026).
Dalam pernyataannya, Lutfi Hamid menilai bahwa aksi yang dilakukan tersebut tidak tepat dan justru berdampak negatif terhadap masyarakat luas, khususnya pengguna jalan. Seharusnya tidak perlu ada aksi, kalau hanya membuat macet dan mengganggu aktivitas warga, itu bukan solusi, justru menambah masalah, tegas Lutfi.
Ia menyoroti adanya inkonsistensi sikap dari pihak yang kini melakukan aksi. Menurutnya, dulu ketika Aliansi L3GAM menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi di muka umum, justru mendapat cibiran dan tudingan miring. Sedikit – Sedikit Demo, Demo Kok Sedikit – Sedikit.
Dulu saat kami turun aksi, kami dibilang pencitraan. Bahkan ada yang menuding kami hanya mencari uang, ujung-ujungnya duit. Itu sangat menyakitkan, ungkapnya.
Namun kini, lanjut Lutfi, justru pihak yang dahulu melontarkan kritik tersebut malah melakukan hal yang sama, bahkan dinilai lebih merugikan ketertiban umum. Sekarang malah mereka sendiri yang turun ke jalan. Ini ironis. Dulu mengkritik, sekarang melakukan. Bahkan dampaknya jelas, bikin kemacetan dan mengganggu masyarakat. Ini bukan menciptakan Probolinggo yang kondusif, tapi sebaliknya, katanya dengan nada keras.
Lutfi juga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan dengan cara yang lebih elegan dan tidak merugikan masyarakat umum. Kalau memang ingin menyampaikan aspirasi, ada jalur yang lebih baik. Audiensi, dialog, atau mekanisme resmi lainnya. Jangan sedikit-sedikit turun ke jalan dan membuat keresahan di masyarakat, tambahnya.
Ia pun mengingatkan bahwa stabilitas dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Probolinggo ini butuh ketenangan, butuh kondusifitas. Jangan dijadikan ajang kepentingan kelompok yang justru mengorbankan masyarakat. Kalau terus seperti ini, kepercayaan masyarakat bisa hilang, pungkasnya.
Lutfi Hamid juga meminta agar pihak yang melakukan aksi damai mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat dan mencari solusi yang lebih konstruktif. Kami berharap mereka bisa lebih bijak dan tidak mengganggu ketertiban umum, tutupnya.
